IKLAN TEST

MANADO, TRENDSULUT – Kejaksaan tidak hanya hadir melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian dan pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut tercermin dalam rangkaian kegiatan pelantikan pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kota Manado yang dilanjutkan dengan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah kepulauan Kota Manado Selasa, (13/10/2026)

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., melantik pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kota Manado. Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kajati Sulut didampingi oleh Asisten Pidana Militer, Kepala Tata Usaha, Kasi II, dan Kasi Penerangan Hukum.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Henry Marthen Sualang, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P., serta Wakapolres Kota Manado AKBP Eko Sisbiantoro, S.I.K.

Adapun pengurus yang dilantik masing-masing dipimpin oleh Royke Anter, S.E., M.E., sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Kota Manado; Dr. Shirley Goni, S.Sos., M.Si., sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kota Manado; serta Drs. Novly Welly Siwi, M.Si., sebagai Ketua DPC ASLINMAS Kota Manado.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pengukuhan kepengurusan, melainkan peneguhan komitmen untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui sinergi antara Kejaksaan dan organisasi kemasyarakatan, diharapkan terbangun kolaborasi yang mampu menjawab berbagai kebutuhan dan tantangan di tengah masyarakat.

Usai pelantikan, Plt. Kajati Sulut bersama anggota DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kota Manado melanjutkan kegiatan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Pulau Bunaken, Pulau Siladen, dan Pulau Manado Tua.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih.

Di tengah tantangan akses terhadap air bersih yang dihadapi sebagian masyarakat kepulauan, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meringankan kebutuhan sehari-hari warga.

Kehadiran langsung dalam kegiatan sosial ini juga mencerminkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata, kepedulian, dan semangat gotong royong.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui agenda formal dan pelaksanaan tugas kelembagaan.

Pengabdian juga hadir melalui langkah sederhana yang memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat.

Penegakan hukum dan kepedulian sosial merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memperkuat hubungan antara institusi dan masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara terus mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan dan memperkuat kesadaran hukum, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.

Bagi Kejati Sulut, pengabdian bukan hanya tentang menjalankan tugas dan kewenangan, tetapi juga tentang kehadiran yang memberi arti. Sebab, di balik setiap langkah kepedulian, ada harapan yang dijaga dan kepercayaan masyarakat yang terus dirawat. (Luk)