Rapat Koordinasi yang dipimpin Sekda Minahasa Lynda Watania
Tondano, TRENDSULUT– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Lynda Watania, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (20/6/2024) di Kantor Bupati Minahasa, Tondano.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas P3AD Provinsi Sulut, Wanda L.C. Musu, bersama Plt Kepala Dinas PPPA Minahasa, Agustivo Tumundo, dan dihadiri sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Minahasa, antara lain Kaban BPKAD Joice Pua, Plh Kadis Budpar Thelma Lapian, Inspektur Pembantu Bidang II Widiwati Rinjani, Sekban Bapelitbangda Edwin Muntu, Sekdis PPPA Josefien Kaurouw, serta para kabid dan peserta lainnya.
Dalam arahannya, Sekda Lynda Watania menegaskan pentingnya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memperkuat kelembagaan PUG, terutama bagi anggota Kelompok Kerja (Pokja) PUG di Kabupaten Minahasa.
“Saya berharap seluruh OPD terkait dapat memberikan dukungan dan memperkuat peran kelembagaan Pokja PUG. Hal ini penting untuk mendorong terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan daerah,” ujar Watania saat buka rakor PUG Minahasa.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Minahasa dalam mengikuti penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2024/2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.
Sementara itu, Plt Kadis PPPA Minahasa Agustivo Tumundo menyampaikan apresiasi kepada Dinas P3AD Provinsi Sulut atas dukungan dan pendampingan dalam memperkuat pelaksanaan PUG di daerah.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Kadis P3AD Provinsi dan jajaran yang telah memberikan penguatan kelembagaan PUG di Minahasa. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah menuju APE 2024,” tutur Tumundo.
Rakor ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Minahasa dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan daerah.(bly

Tinggalkan Balasan