Acara serah terima jabatan di balai pertemuan umum kantor kecamatan Tombariri di pimpin camat Yelly Soput
Tombariri, TRENDSULUT – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Plt hukum tua desa Mokupa Susana Warouw kepada hukum tua terpilih Fanny Mikhael Runtuwene (FMR) digelar Senin (20/07/2026) di balai pertemuan umum kantor kecamatan Tombariri, kabupaten Minahasa.

Sertijab yang dipimpin camat Tombariri Yelly Soput digelar bersamaan dengan sertijab dua hukum tua lainya yakni desa Ranowangko dari Rico Fernando Mangala, Kepada Noldy Ukus (Hukum Tua Terpilih), )dan Desa Poopoh Alexius Tombeg ke Lerry Tering. Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimka Tombariri, perangkat kecamatan, anggota BPD dan para perangkat desa masing-masing
Sertijab tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru di desa Mokupa untuk masa jabatan delapan tahun ke depan (2026-2034).
Prosesi Sertijab diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, penandatanganan serah terima kepengurusan PKK, penandatanganan dan penyerahan dokumen administrasi pemerintahan desa.

Namun, berbeda dengan Desa Ranowangko dan Poopoh yang menyerahkan seluruh dokumen termasuk data aset dan barang inventaris desa, pada Sertijab Desa Mokupa dokumen tersebut tidak di laporkan dan belum diserahkan.
Plt Hukum Tua sebelumnya mengaku lupa membawa laporan aset desa. Padahal, dokumen aset dan inventaris merupakan bagian penting dalam proses serah terima jabatan karena menjadi dasar pertanggungjawaban, kepemilikan, dan pengelolaan seluruh aset milik desa oleh pemerintahan yang baru.
Laporan ini mencakup seluruh barang milik desa yang bersumber dari APBDes, Aset Kekayaan Asli Desa, maupun Perolehan Lain yang Sah (Sumbangan).

Meski demikian, Hukum Tua Mokupa yang baru, Fanny Mikhael Runtuwene, tetap menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Sertijab.
“Saya mengucapkan terima kasih ibu Camat Yelly Soput telah mengelar Sertijab dengan baik dan terima kasih kepada hukum tua sebelumnya Susana Warouw yang telah menjalankan tugas. Kepada seluruh masyarakat Desa Mokupa, mari kita bersama-sama bergandengan tangan membangun desa ini agar semakin maju dan sejahtera,” ujar FMR didampingi isteri Pricilia Suoth yang juga ketua TPK PKK Mokupa
Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal untuk Mokupa lebih maju serta menghadirkan inovasi dan terobosan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Mokupa untuk kembali bersatu setelah pelaksanaan Pemilihan.Beda pilihan dalam pesta demokrasi itu hal biasa. Momen itu telah usai dan kini saatnya seluruh warga Mokupa bergandengan tangan membangun desa tanpa lagi membedakan pilihan politik,” ujarnya
Terkait dokumen asset dan nventaris desa yang belum di terimanya, Fanny mengatakan akan tetap menunggu penyerahan tersebut karena itu diatur dalam regulasi dan merupakan momen krusial untuk memastikan kepemilikan, akuntabilitas, dan tata kelola aset desa tetap terjamin.
“Info dari kumtua sebelumya katanya lupa mudah mudahah secepatnya sudah dilakukan penyerahan.Nantinya saya akan berkoordinasi lagi dengan kepala kecamatan,”ujarnya.(bly)

Tinggalkan Balasan