Acara Pengamatan Siswa SMA Negeri 9 Manado di Auditorium Unsrat
Manado, TRENDSULUT – SMA Negeri 9 Manado kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak 824 siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 resmi ditamatkan dengan capaian luar biasa, yakni kelulusan 100 persen tanpa terkecuali.
Prosesi penamatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Rabu (13/5/2026), berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Jefri E. Runtuwene, SE., M.Si.
Plt Kepala SMAN 9 Manado, Hendra J. Massie, S.Pd., mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian para siswa yang dinilai menunjukkan kualitas pendidikan sekolah yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Puji syukur seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen. Ini adalah hasil kerja keras siswa, guru, dan dukungan penuh orang tua,” ujar Massie.
Tak hanya sukses di tingkat nasional, lulusan SMAN 9 Manado juga mulai menembus dunia internasional. Dua siswa dipastikan diterima di perguruan tinggi luar negeri, masing-masing di Kanada dan Inggris.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Bahkan, sejumlah siswa lainnya kini masih menunggu hasil program beasiswa internasional setelah dinyatakan eligible atau memenuhi syarat seleksi.
“Ini menjadi bukti bahwa anak-anak Sulawesi Utara mampu bersaing di level global. Bendera Merah Putih ikut berkibar lewat prestasi mereka,” katanya.
Di tingkat nasional, puluhan siswa juga berhasil diterima di berbagai kampus favorit Indonesia. Data sementara mencatat sembilan siswa lolos ke Universitas Indonesia (UI), satu siswa ke Universitas Gadjah Mada (UGM), serta lainnya tersebar di Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Udayana, hingga sejumlah perguruan tinggi ternama di Makassar.
Untuk program studi kedokteran, tiga siswa diterima di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), sementara 12 siswa lainnya melanjutkan studi di perguruan tinggi di Maluku.
Pihak sekolah juga memberi perhatian terhadap akses pendidikan bagi siswa kurang mampu. Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa terdapat berbagai pilihan bantuan hingga peluang kuliah dengan biaya nol rupiah melalui program beasiswa.
“Kami berharap adik-adik tetap semangat mengejar pendidikan meski dalam keterbatasan ekonomi. Kesempatan selalu ada bagi mereka yang mau berusaha,” tambah pihak sekolah.
Acara penamatan turut dihadiri dewan guru, orang tua siswa, serta berbagai stakeholder pendidikan. Meski dikemas sederhana dan singkat, suasana penuh rasa bangga dan haru begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Keberhasilan SMAN 9 Manado tahun ini menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan di Sulawesi Utara, sekaligus harapan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing dan mengukir prestasi hingga tingkat internasional.(Luk)

Tinggalkan Balasan