IKLAN TEST

Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa, Robby Dondokambey menyerahkan SK pergantian Ketua DPRD Minahasa. Insert : Frangky Wolayan

Tondano, TRENDSULUT Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Minahasa, Rabu (13/5/2026), tak hanya menjadi ajang konsolidasi partai. Agenda tersebut juga menghadirkan kejutan besar di panggung politik Minahasa dengan pergantian pucuk pimpinan DPRD Kabupaten Minahasa.

Di sela agenda penguatan struktur partai, Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa, Dr. Robby Dondokambey SSi MAP, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pergantian Ketua DPRD Minahasa dari Drs. Robby Longkutoy MM kepada Frangky Wolayan SH.

Penyerahan SK itu disaksikan langsung jajaran pengurus DPD PDIP Sulawesi Utara dan para kader Banteng Minahasa. Momentum tersebut langsung menjadi sorotan karena dinilai sebagai langkah strategis PDIP dalam melakukan penyegaran politik sekaligus memperkuat soliditas partai menghadapi agenda besar ke depan.

Frangky Wolayan sendiri bukan sosok baru di dunia politik Minahasa. Selain menjabat Ketua Brigade Manguni Indonesia (BMI) Kabupaten Minahasa, ia juga dikenal sebagai legislator dua periode dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Tondano Raya.

Kehadirannya di kursi Ketua DPRD Minahasa disebut membawa energi baru di lembaga legislatif, terlebih Frangky dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat akar rumput.

Ketua DPC PDIP Minahasa Robby Dondokambey (RD) mengatakan, pergantian kader di lembaga pimpinan DPRD merupakan hal biasa dari organisasi partai. “Hanya penyegaran politik,” ujar RD.

Sementara itu, Ketua DPRD Minahasa sebelumnya, Drs Robby Longkutoy MM, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga kekuatan organisasi politik agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Regenerasi adalah keniscayaan. Organisasi harus tetap solid, dinamis, dan adaptif menghadapi tantangan politik yang terus berkembang,” ujar Longkutoy.

Ia pun berharap kepemimpinan baru mampu menjaga semangat gotong royong, loyalitas terhadap partai, serta menghadirkan kerja nyata yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

Musancab PDIP Minahasa kali ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat mesin partai menuju kontestasi politik 2029. Proses kaderisasi dan konsolidasi disebut harus berjalan lebih matang, terarah, dan berkesinambungan.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey, memberikan arahan tegas kepada seluruh kader, khususnya anggota legislatif. Bendahara Umum DPP PDIP itu mengingatkan agar para wakil rakyat tidak terjebak pada pencitraan kosong di media sosial.

“Tunjukkan kegiatan yang nyata di lapangan. Publikasikan saat menerima aspirasi warga, saat turun langsung ke rakyat. Jangan hanya foto-foto yang tidak berbobot,” tegas Olly disambut tepuk tangan kader Banteng.

Tak hanya soal politik, Olly juga menyinggung kondisi geopolitik dunia yang dinilainya sedang tidak menentu. Ia meminta seluruh kader mulai membangun kesadaran ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan untuk menanam bahan pangan pokok.

“Situasi dunia sedang krisis. Kita harus siap. Manfaatkan lahan, galakkan menanam tanaman bulanan seperti ubi-ubian agar kita kuat menghadapi dampak geopolitik luar,” pungkasnya.(bly)