IKLAN TEST

Gubernur Yulius Selvanus Saat Gala Dinner of the Governor of North Sulawesi with The European Union Delegation yang digelar di Rumah Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat malam (17/7)

Manado, TRENDSULUT Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menyampaikan visi besar menjadikan Kota Manado sebagai tuan rumah Conference of the Parties (COP) ke-19 Konvensi Keanekaragaman Hayati Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2030.

Gagasan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Gala Dinner of the Governor of North Sulawesi with The European Union Delegation yang digelar di Rumah Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat malam (17/7).

Di hadapan Delegasi Uni Eropa, Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, Uni Eropa merupakan mitra strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, perdagangan hijau, serta pelestarian lingkungan.

Momentum tersebut dimanfaatkan Gubernur untuk memperkenalkan potensi Sulawesi Utara kepada komunitas internasional sekaligus mengajak Uni Eropa mendukung langkah daerah ini menjadi pusat perhatian dunia dalam isu keanekaragaman hayati.

“Saya berharap pada tahun 2030, Sulawesi Utara, lebih khusus Kota Manado, akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi PBB tentang Keanekaragaman Hayati ke-19,” ujar Gubernur Yulius Selvanus.

Menurutnya, Sulawesi Utara memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi penyelenggara forum internasional bergengsi tersebut. Letaknya yang berada di jantung Coral Triangle dan kawasan Wallacea, serta kekayaan ekosistem seperti Taman Nasional Bunaken, Cagar Alam Tangkoko, hingga ratusan spesies flora dan fauna endemik menjadi nilai strategis yang sulit ditandingi.

Gubernur meyakini potensi tersebut layak diperkenalkan lebih luas kepada dunia sebagai bukti komitmen Sulawesi Utara terhadap konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

Ia juga menilai dukungan Uni Eropa akan menjadi faktor penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut, baik melalui kerja sama teknis, transfer teknologi ramah lingkungan, maupun dukungan diplomatik di tingkat internasional.

Gala Dinner bersama Delegasi Uni Eropa ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memperluas kemitraan global dan memperkuat posisi daerah sebagai World Biodiversity Capital, pusat keanekaragaman hayati dunia yang berperan aktif dalam agenda pelestarian lingkungan dan pembangunan hijau.

Dengan visi tersebut, Sulawesi Utara tidak hanya ingin menjadi destinasi wisata bahari kelas dunia, tetapi juga menjadi pusat diplomasi internasional di bidang konservasi keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan.(bly)