IKLAN TEST

Lynda Watania kegiatan bakti sosial dan Rapat Pleno Srikandi Jaga Desa di Camp James, Kecamatan Remboken, Selasa (25/8/2026).

Tondano, TRENDSULUT Pemerintah Kabupaten Minahasa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen dalam mendorong pembangunan desa dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, yang mewakili Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP, pada kegiatan bakti sosial dan Rapat Pleno Srikandi Jaga Desa di Camp James, Kecamatan Remboken, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, institusi penegak hukum dan masyarakat dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung hingga ke tingkat desa.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara Stefanus BAN Liow, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Gresty Masie, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, jajaran pengurus Srikandi Jaga Desa serta masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati Minahasa yang dibacakan Sekda Lynda Watania, Pemerintah Kabupaten Minahasa memberikan apresiasi terhadap inisiatif Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara dalam membangun jejaring kemitraan untuk mendukung kemajuan desa.

Menurut Bupati, organisasi yang memiliki perhatian terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dapat menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

Karena itu, setiap program yang disusun diharapkan tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata.

“Pembangunan akan lebih kuat apabila dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan desa,” demikian pesan Bupati yang disampaikan Sekda Lynda Watania.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Robby Dondokambey juga menaruh perhatian terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi keluarga, pemberdayaan masyarakat hingga tata kelola pemerintahan.

Keberadaan Srikandi Jaga Desa pun diharapkan menjadi wadah yang mampu mendorong semakin luasnya keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan, khususnya di tingkat desa.

Rapat pleno, lanjut Bupati, bukan sekadar agenda rutin organisasi. Forum tersebut harus menjadi ruang untuk mengevaluasi program, merumuskan langkah serta menyusun arah kerja yang lebih terukur.

Dengan perencanaan yang baik dan sinergi yang kuat, program-program Srikandi Jaga Desa diharapkan dapat berjalan konsisten serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Usai rapat pleno, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Aksi tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan dan warga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap semangat kebersamaan dan kemitraan terus dipelihara. Dengan demikian, pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, partisipatif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(bly)