Matulandi Lontoh Paat Supit dan Rahmat “Abo” Mokoginta
Sulut, TRENDSULUT – Ketua Prabowo Subianto Center (PSC) Sulawesi Utara, Matulandi Lontoh Paat Supit, SH, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
“PSC Sulawesi Utara mendukung sepenuhnya komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Kami meyakini bahwa penegakan hukum yang profesional, independen, objektif, dan berkeadilan merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung agenda pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” tegas Matulandi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh aparat penegak hukum tetap menjaga profesionalisme, integritas, independensi, serta menjunjung tinggi supremasi hukum dalam setiap proses penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua Divisi Intelijen dan Investigasi PSC Sulawesi Utara, Rahmat Mokoginta, yang akrab disapa Abo’ Mokoginta, mengatakan bahwa korupsi merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang berdampak langsung terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem penegakan hukum dan memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Abo’ Mokoginta menjelaskan bahwa korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan, menurunkan kualitas pelayanan publik, memperlebar kesenjangan sosial, serta menghilangkan hak masyarakat untuk memperoleh kesejahteraan.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun budaya antikorupsi melalui pengawasan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Korupsi adalah musuh bersama bangsa Indonesia. Karena itu, pemberantasannya tidak boleh hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,”ujar Abo
Menurutnya, PSC Sulawesi Utara akan terus berada di garda terdepan mendukung setiap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi, mengawal reformasi birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta memastikan setiap kebijakan pemerintah berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Kami optimistis cita-cita Indonesia Emas akan terwujud apabila seluruh penyelenggara negara menjunjung tinggi integritas, akuntabilitas, profesionalisme, serta supremasi hukum tanpa kompromi terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tutup Abo’ Mokoginta.(bly)

Tinggalkan Balasan