IKLAN TEST

Gubernur Yulius Selvanus Saat Meninjau KEK Bitung. INSERT : Rolly Wenas

Manado, TRENDSULUT – Kunjungan Gubernur Sulaersi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan kawasan strategis tersebut.

LSM INAKOR menilai bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari progres fisik semata, tetapi juga dari ketuntasan tata kelola anggaran serta penyelesaian kewajiban secara menyeluruh.

INAKOR mendorong adanya kejelasan dan keterbukaan terkait beberapa hal yakni :

Status penyelesaian infrastruktur di kawasan KEK. Kesesuaian antara progres fisik dan realisasi anggaran. Serta kepastian penyelesaian kewajiban pembayaran atas pekerjaan yang telah dilaksanakan.

“Penting untuk memastikan bahwa setiap proyek yang telah berjalan dapat diselesaikan secara utuh, baik dari sisi fisik maupun administrasi dan keuangan, guna menghindari potensi persoalan di kemudian hari,” tegas Ketua INAKOR Sulut Rolly Wenas, Jumat (01/05/2005).

Lebih lanjut, INAKOR berpandangan bahwa dalam proyek strategis seperti KEK Bitung, sinkronisasi antara pekerjaan dan anggaran menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi kepercayaan pelaku usaha, keberlanjutan investasi, serta stabilitas pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dalam kerangka Asta Cita, pembangunan diharapkan tidak hanya berorientasi pada percepatan, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada kepentingan publik.

Untuk itu, INAKOR mendorong:

Pembukaan data progres fisik dan keuangan secara proporsional kepada publik.
Penyampaian penjelasan resmi terkait status penyelesaian kewajiban anggaran

Percepatan penyelesaian aspek administrasi dan keuangan oleh pihak terkait

INAKOR juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan pembangunan.

“Publik berhak memperoleh gambaran yang utuh, apakah pembangunan di KEK Bitung telah selesai secara menyeluruh, atau masih dalam proses penyempurnaan,” tutup Wenas(Bly)